Rumahku
Karya Chairil
Anwar
Rumahku
dari unggun-timbun sajak
Kaca
jernih dari luar segala nampak
Kulari
dari gedong lebar halaman
Aku
tersesat tak dapat jalan
Kemah
kudirikan ketika senjakala
Di
pagi terbang entah ke mana
Rumahku
dari unggun-timbun sajak
Di
sini aku berbini dan beranak
Rasanya
lama lagi, tapi datangnya datang
Aku
tidak lagi meraih petang
Biar
berleleran kata manis madu
Jika
menagih yang satu
Rumahku
Puisi Karya Chairil Anwar
27 april 1943
ARTIKEL TERKAIT:
Puisi Chairil Anwar
- Puisi Chairil Anwar “Persetujuan Dengan Bung Karno”
- Puisi Chairil Anwar “Penerimaan”
- Puisi Chairil Anwar “Hampa”
- Puisi Chairil Anwar “DOA”
- Puisi Chairil Anwar “Sajak Putih”
- Puisi Chairil Anwar “AKU BERADA KEMBALI”
- Puisi Chairil Anwar : Ibu
- Puisi Chairil Anwar : Sebuah Kamar
- Puisi Chairil Anwar : Kawanku dan Aku
- Puisi Chairil Anwar : TAK SEPADAN
- Puisi Chairil Anwar “DIPONEGORO”
- Puisi Chairil Anwar “KARAWANG-BEKASI”
- Puisi Chairil Anwar “AKU”
- Puisi Chairil Anwar “Tjerita Buat Dien Tamaela”
- Puisi Chairil Anwar “Prajurit Jaga Malam”
- Puisi Chairil Anwar “MALAM”
- Puisi Chairil Anwar “Nisan”
- Puisi Chairil Anwar “Derai Derai Cemara”
- Puisi Chairil Anwar “Yang Terhempas Dan Yang Putus”
- Puisi Chairil Anwar “Malam Di Pegunungan”
- Puisi Chairil Anwar “Cintaku jauh di pulau”
- Puisi Chairil Anwar “Senja Di Pelabuhan Kecil”