Ibu Kartini
Dahulu
wanita selalu diinjak-injak
Tetapi
sekarang tidak lagi
Karena
dahulu Ibu Kartini berjuang keras
Untuk
menyelamatkan kaum wanita
Pengorbanan
Detik-detik
penuh dengan ancaman
Ketiga
raga di pucuk darah penghabisan
Mata
tombak yang selalu mengintai
Darah
mengucur deras bagai badai
Tak
kenal senjata, tak kenal mati
Hanya
kaulah pahlawan sejati
Senyum
Suci
Sumber :
http://anggita-puisi.blogspot.com/
ARTIKEL TERKAIT:
Puisi Pahlawan
- Puisi Pahlawan “Ku Cinta Pahlawan Indonesia”
- Puisi Pahlawan “Pahlawan Bangsaku”
- Puisi Pahlawan “Aku Pasti Bisa”
- Puisi Pahlawan “Ingin Ku Suarakan”
- Puisi Pahlawan “Sebuah Jaket Berlumur Darah”
- Puisi Pahlawan “Pahlawan Tak Dikenal”
- Puisi Pahlawan “Untukmu Pahlawan Indonesiaku”
- Puisi Perjuangan
- Puisi Pahlawan “Pemuda Untuk perubahan”
- Puisi Untuk Pahlawanku
- Puisi Pahlawan “Cerita Masa Lalu”
- Puisi Pahlawan “Mentari Pagi”
- Puisi Pahlawan “Kemerdekaan Semu”
- Puisi Pahlawan “Bangkitlah Pemuda Bangsaku”
- Puisi Pahlawan “Di Balik Seruan Pahlawan”